New Al Wajiz

Ringkasan Ilmu Islam dan Ilmu Elektronika

Sarana Sarana Bermanfaat Untuk Hidup Bahagia (1)

UMUM

KITAB

الوسائل المفيدة للحياة السعيدة

الشيخ عبد الرحمن بن ناصر السعدي “ رحمه الله

 

AL WASAA-ILUL MUFIIDATU LILHAYAATIS SA'IIDATI
(Sarana Sarana Bermanfaat Untuk Hidup Bahagia )
Asy Syaikh ‘Abdurrahman bin Naashir As Sa'di rohimahullah 

MUKADDIMAH

Segala puji bagi Allah yang bagi-Nya segala (macam) pujian, dan Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang haq melainkan Allah saja (yang) tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi Muhammad (adalah) hamba-nya dan Rosul-Nya, semoga Allah memberikan shalawat dan keselamatan kepada beliau, keluarga, dan sahabat sahabat beliau.

Amma ba’du :

Sesungguhnya kebahagiaan , ketenangan, kegembiraan, lenyapnya kecemasan dan kesedihan hati dicari oleh setiap orang. Dengannya (dapat) tercapai kehidupan yang baik. (Keadaan hati tersebut) menyempurnakan ketenangan dan kegembiraan. Untuk mencapai hal itu (diperlukan) sebab diniyyah, sebab Thobi’iyyah dan sebab ‘amaliyah . (Semua sebab ini) tidaklah mungkin terkumpul kecuali pada orang mukmin. Adapun orang (selain mukminin yang) menyamai orang orang mukmin . Jika dia mendapatkan sebagian dari bentuk dan sebab (itu yang) dia upayakan (melalui usaha) cendikiawan mereka, maka (orang orang mukmin itu) mengalahkan mereka dari sisi yang lebih bermanfaat, lebih tetap, dan lebih baik (dalam) kedaan dan kekayaan (pahala).


(Akan tetapi) Saya (Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di rohimahullah ) akan menyebutkan dengan risalahku ini, segala sesuatu yang terlintas dalam hatiku (tentang) sebab sebab tertinggi (dari) yang dicari ini, yang setiap orang berusaha untuk mendapatkannya. Maka sebagian mereka yang mendapatkan banyak dari sebab sebab (dalam risalah) ini maka (Insya Alloh akan) hidup dengan kehidupan yang menyenangkan dan baik. Dan sebagian mereka yang gagal (dalam mendapatkan) semua sebab sebab itu maka hidup dengan kehidupan yang sengsara dan celaka. Dan mereka yang setengah setengah (dalam mendapatkan sebab sebab itu), (maka kehidupannya tergantung) dengan apa yang sesuai baginya (dari sebab sebab itu). Hanya Allahlah pemberi taufik orang yang ditolong dengannya pada setiap kebaikan dan pada penolakan setiap keburukan.

10 February 2007 - Posted by | Umum

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: