Syaikh Robi’ bin Hadiy al Madkholiy
SYAIKH ROBI’ BIN HADI AL MADKHALIY hafizhahullah
Oleh:
Al Faqir ilallah Abu ‘Ahmad ‘Abdul ‘Alim Ricki Kurniawan Al Mutafaqqih
Nama beliau
Asy Syaikh, al Allamah, al Muhadits Robi’ bin Hadi Rob i ‘ bin Hadiy bin Muhammad ‘Umair al Madkhaliy .
Nasab beliau
Beliau berasal dari kabilah Madakhilah, kabilah terkenal di propinsi Jazan di bagian selatan kerajaan Saudi Arabia. Kabilah Mad a khilah adalah termasuk dari kabilah kabilah bani Syubail. Syubail adalah putra dari Yasyjub bin Qohthon.
Kelahiran beliau
Beliau dilahirkan pada akhir tahun 1351 H (1931 M) di desa Jar a diyah yaitu sebuah desa kecil di bagian barat kota Shomithoh dengan jarak sekitar 3 kilometer kerajaan Saudi Arabia.
Antara Jarh Mufassar dan Ta’di
Antara Jarh Mufassar dan Ta’dil
Oleh Abu Ahmad Abdul Alim Ricki Kurniawan al Mutafaqqih
Jarh wa Ta’dil adalah salah satu cabang ilmu hadits yang dipergunakan ulama untuk menerima atau menolak suatu riwayat hadits dari seseorang. Hal ini juga digunakan ulama untuk menjelaskan kecacatan atau keadilan seseorang. Nah jika kita pernah belajar ilmu Musthalah hadits maka tentunya kita tidak asing dengan kaidah Jarh mufassar muqoddamu ‘ala ta’dil (Jarh terperinci didahulukan dari pada pujian). Namun jika kita belum pernah belajar maka kita akan bingung dan mudah diombang ambingkan oleh pendapat pendapat yang simpang siur tentang hal ini. Berikut ini beberapa keterangan tentang kaidah ini.
Pujian Ulama Ahlus Sunnah kepada Syaikh Robi’
PUJIAN DAN PEMBELAAN ULAMA AHLUS SUNNAH
TERHADAP SYAIKH ROBI’ BIN HADIY AL MADKHOLIY
Oleh:
Al Faqir ilallah Abu ‘Ahmad ‘Abdul ‘Alim Ricki Kurniawan Al Mutafaqqih
Latar Belakang
Akhir akhir ini sering kita mendengar cacian dan makian yang ditujukan kepada para pembela sunnah. Cacian itu terutama dialamatkan kepada dua orang Syaikh yang sangat kritis dalam membongkar penyimpangan penyimpangan yang dilakukan harokah dari jalan islam. Dua orang Syaikh itu adalah Syaikh Robi’ bin Hadiy al Madkhaly dan Syaikh Muqbil bin Hadiy al Wadi’iy .
Kalangan harokah terutama Ikhwanul Muslimin yang di indonesia bertransformasi menjadi Jama’ah Tarbiyah PKS dan simpatisan mereka mulai melancarkan strategi kaum kafir yaitu memecah mecah ulama ahlus sunnah. Buku buku mereka yang terkenal adalah “Siapa Teroris? Siapa Khawarij?” yang ditulis pak Abduh Zulfidar Akaha, dan “Dakwah Salafiyah Dakwah Bijak” yang ditulis oleh orang yang selalu bersembunyi dan tidak mau menampilkan identitas sesungguhnya yaitu Abu Abdirrahman Ath Thalibi. Ciri khas dua buku ini sama yaitu:
• Mencela Syaikh Robi’ dengan ucapan ucapan sinis seperti bermulut kotor, suka mencela muslim, bisanya hanya men jarh
• Mengesankan Syaikh Robi’ adalah pembentuk jama’ah baru yang terpisah dari jama’ah Ahlus Sunnah.
• Mengesankan bahwa Syaikh besar yang diakui keilmuannya oleh mereka seperti Syaikh bin Baz, Syaikh Al Albani, dan Syaikh Utsaimin berbeda manhaj dari Syaikh Robi’.
• Mengkotak kotak jama’ah Salafiyyah Ahlus Sunnah menjadi dua yaitu Salafy Harokiy dan Salafy Yamaniy. Mereka menuduh Salafy Harokiy adalah pengikut Syaikh bin Baz, Syaikh al Albani dan Syaikh Utsaimin sedangkan Salafy Yamaniy sebagai pengikut Syaikh Robi’, Syaikh Muqbil, Syaikh Aman al Jamiy, dan Syaikh Yahya an Najmi.
Tulisan ini adalah untuk menjelaskan bahwa tuduhan mereka yang mengatakan Syaikh bin Baz, Syaikh al Albani, dan Syaikh Utsaimin berbeda manhaj dengan Syaikh Robi’ adalah tuduhan tidak berdasar dan lemah. Tulisan ini juga untuk mementahkan pendapat yang mengatakan Syaikh Robi’ adalah pembuat jama’ah bid’ah yang keluar dari jama’ah ahlus sunnah.